(REVIEW) Danur Maddah By Risa Saraswati : Petualangan Risa Cs Berlanjut Bersama Sosok Baru Dan Teman Baru

 


Hallo sobat buku, setelah sukses dengan film " Gerbang Dialog Danur " yang diadaptasi langsung dari dari novel dengan judul yang sama, Risa Saraswati kembali membawa pembaca pada setutur kisah petualangan baru bersama teman-teman hantunya yang terdiri dari Peter, William, Hans, Hendrik, Jansen dalam novel karyanya yang lain berjudul `` Maddah ``

Dan bagi kalian yang belum membaca review dari novel `` Gerbang Dialog Danur `` bisa klik link di bawah ini yaaa :

(Review) Novel Gerbang Dialog Danur

Penasaran dengan kelanjutan cerita di novel yang merupakan sekuel langsung dari buku sebelumnya, simak ulasannya di bawah ini ya. 

Identitas Novel “Maddah”

  • Judul: Maddah

  • Penulis: Risa Saraswati

  • Tahun Terbit: sekitar 2012 (edisi awal) dan dicetak ulang beberapa kali oleh penerbit berbeda seperti Bukune dan Rakbuku. Belbuk+1

  • Penerbit: Bukune (edisi modern) / Rakbuku (beberapa edisi) Belbuk+1

  • Jumlah Halaman: ±306 hlm. (tergantung edisi) Belbuk

  • ISBN: 978-602-220-251-6 (edisi Bukune) Bukune

  • Genre: Horor / realisme magis / cerita mistis 

Maddah menyambung kisah yang sebelumnya terhenti 

Bertahun berlalu setelah apa yang terjadi di peristiwa gerbang dialog danur sebelumnya, kita dibawa masuk untuk menelusuri kisah perjalanan dari Risa Saraswati, si anak yang dihadiahi oleh kemampuan untuk melihat mereka `` Para jiwa-jiwa yang mati `` namun kali ini dengan suasana yang jauh lebih berbeda, penuh kejutan, dan pastinya mencekam. 

Dalam `` Maddah`` dikisahkan jika Risa telah tumbuh menjadi sosok perempuan dewasa dan bukan anak kecil lagi. Namun teman-teman hantunya masih tetap berwujud anak kecil ( ya iyalah, kan mereka hantu...upss, katanya jangan sebut mereka hantu yaa ). Kehidupan yang baru dan pandangan yang baru menuntut Risa dewasa menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya. Hal inilah yang membuat hubungan dia dengan Peter Cs tak sama seperti dulu lagi. Penuh perbedaan yang terkadang menciptakan kecanggungan diantara mereka sendiri.

Hubungan persahabatan mereka kadang tidak selalu berjalan mulus. Ditambah lagi dengan hadirnya sosok-sosok baru ke dalam lingkaran pertemanan mereka. Misalnya Mariamne atau Anna si gadis belanda yang menjadi teman dekat dari Peter menggantikan William, Norma si cantik mungil yang disukai oleh Hendrik, serta Norah guru sekaligus kakak yang menjadi tokoh idola dari Peter cs. Oh iya, sejak Risa tidak bertemu dengan kawan-kawan hantunya lagi, ternyata Peter Cs dan hantu-hantu belanda yang lain berpindah tempat ke sebuah gedung sekolah tua dan terbengkalai. 

Meski sempat terjadi beberapa kali pertengkaran diantara Risa dan teman-teman hantunya, tapi hubungan persahabatan mereka tetap terjaga. Penuh warna dan hal baru yang sebelumnya tidak pernah mereka temui. Tapi justru hal itu yang menjadikan alur dalam novel ini semakin menarik dan membawa pembaca pada puncak keingintahuan yang tinggi mengenai kisah Risa dan teman-teman hantunya. 

Membaca novel `` Maddah `` bagiku adalah sebuah cara untukku memuaskan rasa penasaranku terhadap kelanjutan dari novel sebelumnya. Selain melanjutkan cerita yang sebelumnya terpotong di `` Gerbang Dialog Danur `` novel ini menyajikan kisah yang jauh lebih mengharukan tentang makna dari persahabatan sejati yang tak hilang oleh gerak waktu. Terbukti jelas dari Risa dewasa yang masih mengingat teman-teman hantu masa kecilnya. Bahkan sikap dewasanya itu terbukti mampu melerai konflik yang ada diantara Peter Cs serta menerima sosok-sosok baru dalam pertemanan mereka.

Selain mengisahkan tentang Peter Cs, di bagian-bagian lainnya juga, Risa Saraswati menyelipkan kisah unik dan seru tentang sosok yang pernah ia temui untuk dituliskan kisahnya ketika mereka pernah hidup. Kita sebagai pembaca pun tersentuh oleh masa lalu dari sosok-sosok yang Risa jumpai. Kisah mereka banyak memberi pelajaran kepada kita semua sebagai pembaca dalam menjalani hidup yang semestinya.

Cinta, kesetiaan, rasa sakit, kekecewaan, persahabatan abadi, semuanya terangkum dalam kisah sosok-sosok yang Risa tuliskan. Membuat entitas astral bukan hanya sesuatu yang ditakuti saja melainkan sumber dari pelajaran tak biasa.

Kekurangan dan kelebihan

Aku memberi rating 8,5/10 untuk keseluruhan alur cerita, gaya kepenulisan mengandung unsur emosional, serta cara mengemas plot yang rapih dan ringan sehingga pembaca merasa hanyut dalam kisah novelnya. Tapi dibalik kesempurnaan tentu masih terdapat kekurangan yang menyertai. Seperti novel ini yang menyajikan potongan cerita yang terpecah-pecah sehingga pembaca kurang dapat menikmati atau bahkan bingung dengan alurnya sendiri. Terdapat bagian-bagian halaman yang lebih ditujukan sebagai refleksi pribadi penulis tapi justru hal itu yang menurut aku cukup menganggu fokus pembaca dalam mengikuti alur ceritanya. Selain itu, genre horror bergaya humanis nampaknya juga kurang cocok bagi pembaca yang mencari kisah horror penuh ketegangan. 

Penutup

Kak Risa Saraswati kayanya ga kehabisan ide-ide kreatif ya guys buat ngasilin karya-karya tulis bergenre horror. Dan ``Maddah`` merupakan novel kedua yang pernah Kak Risa tulis dan juga sekuel dari novel sebelumnya. Nah guys, siapa diantara kalian yang pernah baca novelnya langsung?

Apaaa? belum? yahhh, sayang banget, kapan-kapan baca novelnya yaa, dijamin seru deh hehehe. Kalo udah, nanti tulis di kolom komentar ya gimana kesan dan perasaan kalian pas baca keseluruhan isi novelnya.

Sekian guys sampai jumpa di tulisan aku selanjutnya yaa.















Komentar

Postingan Populer